Implementasi Kearifan Lokal Masyarakat Indonesia Sesuai Nilai Religius di Sekolah Dasar

  • Endang Sri Mujiwati Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Kukuh Andri Aka Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Karimatus Saidah Universitas Nusantara PGRI Kediri
Keywords: kearifan lokal, nilai religius, sekolah dasar

Abstract

Kebudayaan global/asing memang tidak semuanya buruk. Seperti yang telah dipelajari selama ini, budaya asing tidak harus ditolak mentah-mentah, namun harus dapat difilter secara baik. Kebudayaan lokal atau kearifan lokal adalah sesuatu yang dapat menjadi filternya. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Ayat (1986), yaitu, kearifan lokal dapat digunakan sebagai filter dan pengendali terhadap budaya luar, mengakomodasi unsur-unsur budaya luar, mengintegrasikan unsur budaya luar ke dalam budaya asli, dan memberi arah pada perkembangan budaya. Disisi lain kearifan lokal ternyata dapat mengakomodasi penguatan pendidikan karakter, seperti pendapat Gunawan (2012) kearifan lokal dapat digunakan fondasi membangun karakter bangsa, sepanjang tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Dalam inovasi-elaborasi kearifan lokal dengan penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar dapat dilakukan dengan menyisipkan cerita, prinsip, dan ide-ide berbagai budaya-kearifan lokal di Indonesia (yang sesuai dengan lima nilai PPK) pada berbagai kegiatan pendidikan. Berdasarkan kajian teoritik atas wujud implementasi kearifan lokal masyarakat Indonesia sesuai nilai religius di sekolah dasar, dirumuskan bahwa implementasinya dapat diwujudkan melalui program (1) kegiatan berdoa atau beribadah di sekolah, (2) memperingati hari besar keagamaan, (3) program bersyukur dan berbagi, (4) program ekstrakurikuler berbasis keagamaan. Program-program sekolah tersebut dapat disesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing daerah dimana sekolah tersebut berada. Hal ini bertujuan agar peserta didik dapat lebih mengenal dan mencintai kearifan lokal daerahnya masing-masing.

References

Ayat, R. 1986. Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius). Jakarta: Pustaka Jaya.
Gunawan, I. (2012). Mengembangkan Karakter Bangsa Berdasarkan Kearifan Lokal. In Prosiding Seminar Nasional Meretas Sekolah Humanis untuk Mendesain Siswa Sekolah Dasar yang Cerdas dan Berkarakter, PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta, hlm (pp. 67-79).
Kemendikbud. 2016. Panduan Teknis Kegiatan Ekstrakurikuler Di SD. Jakarta: Kemendikbud.
Kemendikbud. 2017. Penguatan Pendidikan Karakter Jadi Pintu Masuk Pembenahan Pendidikan Nasional. Online dalam https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2017/07/penguatan-pendidikan-karakter-jadi-pintu-masuk-pembenahan-pendidikan-nasional
Keraf, A. S. 2002. Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: PT Kompas Media Nusanntara
Peraturan Kementrian Agama RI No. 16 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Pendidikan Agama di Sekolah.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No 20 Tahun 2018 Tentang PPK pada Satuan Pendidikan Formal
Rapanna, P. 2016. Membumikan Kearifan Lokal Dalam Kemandirian Ekonomi. Makassar: CV Sah Media
Rifa’i, Muh Khoirul. 2016, Internalisasi Nilai-Nilai Religius Berbasis Multicultural Dalam Membentuk Insan Kamil. Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 4 Nomor 1 (Online) https://www.researchgate.net/publication/315909128_INTERNALISASI_NILAI-NILAI_RELIGIUS_BERBASIS_MULTIKULTURAL_DALAM_MEMBENTUK_INSAN_KAMIL
Sari, Ayu Mustika. Internalisasi Nilai-Nilai Karakter Buddhist Di SD Damma Putra Tangerang.Skripsi.Sekolah Tinggi Agama Budha Negeri Sriwijaya Banten
Sibarani, R. (2013). Pembentukan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Online dalam http://www. museum. pusaka-nias. org/2013/02/pembentukan-karakter-berbasis-kearifan. html. Diunduh tanggal, 9 Juni 2013.
Suaib, Hermanto & Siswanto, Budi, 2017. Nilai-Nilai Kearifan Lokal dan Modal Sosial Dalam Pemberdayaan Masyarakat Suku Moi. Tangerang: An1mage Book.
Published
2019-10-28
How to Cite
Mujiwati, E. S., Aka, K. A., & Saidah, K. (2019). Implementasi Kearifan Lokal Masyarakat Indonesia Sesuai Nilai Religius di Sekolah Dasar. Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran), 3, 98-110. Retrieved from http://ojs.semdikjar.fkip.unpkediri.ac.id/index.php/SEMDIKJAR/article/view/9
Section
ARTIKEL PROSIDING