Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Meningkatkan Semangat Belajar

  • Anik Indramawan Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk
  • Noor Hafidhoh Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk
Keywords: karakter pendidikan, meningkatkan, semangat belajar

Abstract

Pendidikan karakter menjadi tanggung jawab bersama. Keluarga, sekolah, lingkungan sebagai ujung tombak pendidikan anak-anak seharusnya memaksimalkan perannya dalam membentuk karakter anak. Pendidikan karakter dapat diartikan pendidikan budi pekerti luhur, yaitu melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action). Tanpa ketiga aspek tersebut, pendidikan karakter tidak efektif. Pendidikan karakter ditetapkan secara sistematis dan berkelanjutan, dan seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. Karena kecerdasan emosi ini merupakan bekal penting bagi anak untuk menyongsong masa depan. Orang tua wajib mengajarkan akhlak yang mulia kepada anak sebagai dasar kepribadian. Guru harus mampu menjadi tauladan dan contoh model yang bisa ditiru oleh anak dalam lingkungan sekolah. Lingkungan tempat anak bermain atau berinteraksi juga harus mampu memberikan pengaruh yang positif. Sekolah memberi peran yang sangat besar dalam pendidikan karakter karena waktu anak banyak berada di sekolah. Salah satu faktor keberhasilan dalam proses pembelajaran disamping gurunya yang ahli dan pandai, maka ada faktor lain yang signifikan yang dapat menunjang keberhasilan proses pembelajaran di sekolah yakni dukungan dari keluarga. Keluarga menjadi pendidik karakter anak yang pertama sebelum dia mendapatkan pendidikan di sekolah. Karena itu, keluarga harus berusaha menciptakan suasana serta keadaan yang menentramkan bagi anak anaknya. Memberikan waktu yang menyenangkan tidak hanya untuk tinggal dirumah tapi juga melakukan proses belajar yang penuh semangat pada anak anak. Peran orang tua dan guru sebagai penyemangat dalam membantu proses belajar anak di rumah menjadi  sebuah strategi untuk menciptakan proses belajar yang bisa menggugah anak menjadi aktif sehingga anak anak tidak hanya mendapat pengetahuan tentang materi yang dipelajari, akan tetapi juga mendapat keterampilan serta pembelajaran sikap dan tingkah laku yang akan terus berkembang. Pendidikan karakter yang diterapkan sejak dini dari sekolah, keluarga maupun lingkungan akan menjadi dasar bagi anak dalam perkembangan selanjutnya.

References

Alwisol.Psikologi Kepribadian Edisi Revisi. Malang: UMM Press, 2011.
Berkowitz, Marvin W. & Bier, Melinda C. 2005. “What works in character education: A research driven guide for educator. http://www.hiho.ne.jp/taku77
Desmita.PsikologiPerkembanganPesertaDidik.Bandung: RemajaRosdakarya, 2012.
Hasibuan, JJ. 2004, ProsesBelajarMengajar, Bandung, Remadja
Iskandar.MetodologiPenelitianPendidikandanSosial.Jakarta:GP Press, 2009.
Jahja,Yudrik.Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana, 2011.
Kementerian Pendidikan Nasional.2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Khaerudin.http://www.ilmupendidikan.net/2010/03/09/membangun-komunikasi-educatif-yang-efektif-dengan-anak-bagi-wanita-karir.php, di unduh pada 15 Januari 2013.
Madan, Yusuf.Sex Education for Children.Terj. IjaSuntana.dalam Mahmud, PsikologiPendidikan.Bandung: PustakaSetia, 2010.
Mahmud, PsikologiPendidikan.Bandung: PustakaSetia, 2010.
Muhadjir,Noeng.MetodologiPenelitian.Yogyakarta: Rake Sarasin, 2011.
Poerwadarminto, WJS. diolahkembaliolehPusatPembinaandanPengembanganBahasaDepartemenPendidikandanKebudayaan, KamusUmumBahasaIndonesia.Jakarta: PN BalaiPustaka, 1976.
Sagala,. Syaiful. 2002, Konsepdan Makna Pembelajaran, Bandung, Alfabeta.
Sudjana,Nana. 2004, Dasar-DasarProsesBelajarMengajar,Bandung, Sinar BaruAlgensindo.
Yusuf,Syamsu.Psikologi Perkembangan Anak & Remaja.Bandung: Remaja Rosdakarya, 2010.
Published
2019-11-20
How to Cite
Indramawan, A., & Hafidhoh, N. (2019). Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Meningkatkan Semangat Belajar. Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran), 3, 477-485. Retrieved from http://ojs.semdikjar.fkip.unpkediri.ac.id/index.php/SEMDIKJAR/article/view/53
Section
ARTIKEL PROSIDING