Analisis Kemampuan Siswa Sma Dalam Menyelesaikan Soal Trigonometri Tipe HOTS Ditinjau dari Gaya Belajar

  • Franco Johan Mahendratama Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Darsono Universitas Nusantara PGRI Kediri
Keywords: analisis, berpikir tingkat tinggi, trigonometri, gaya belajar

Abstract

Trigonometri merupakan materi yang dipelajarai dalam ilmu matematika pendidikan. Mengukur tinggi sebuah gedung merupakan salah satu implementasi ilmu trigonometri dalam kehidupan sehari-hari. Melihat pentingnya trigonometri dalam kehidupan sehari-hari layak untuk dipelajari lebih mendalam di sekolah. Kesulitan siswa dalam mempelajari trigonometri di sekolah yaitu pada saat menyelesaikan soal berpikir tingkat tinggi (high order thinking). Hal tersebut didapat penulis pada saat melakukan uji coba di lapangan untuk mengetahui kemampuan siswa SMA dalam menyelesaikan soal berpikir tingkat tinggi (high order thinking) pada materi trigonometri dan ditemukan permasalahan bahwa siswa kesulitan untuk menyelesaikan soal berpikir tingkat tinggi (high order thinking). Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis terinspirasi untuk menganalisis lebih dalam mengenai kemampuan siswa SMA dalam menyelesaikan soal berpikir tingkat tinggi (high order thinking) materi trigonometri ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa SMA dalam menyelesaikan soal berpikir tingkat tinggi (high order thinking) materi trigonometri ditinjau dari gaya belajar. Hasil dari penelitian ini adalah siswa dengan gaya belajar auditori mendapatkan nilai 15 dengan kategori rendah. Siswa dengan gaya belajar visual mendapatkan nilai 90 dengan kategori tinggi. Sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik mendapatkan nilai 15 dengan kategori rendah

References

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2010). Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran, Dan Asesmen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Badjeber, R., & Purwaningrum, J. P. (2018). Pengembangan High Order Thinking Skills Dalam Pembelajaran Matematika Di SMP. Guru Tua : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 36-43.
DePorter, B., & Hernacki, M. (2008). Quantum Learning. Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa.
Gais, Z., & Afriansyah, E. A. (2017). Analisis Kemampuan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal High Order Thinking Ditinjau Dari Kemampuan Awal Matematis. Jurnal "Mosharafa", 6(2), 255-266.
Irawati, T. N. (2018). Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Matematika Pada Materi Bilagan Bulat. JurnalGammath, 03(02), 1-7.
Juliani, N. W., Murda, I. N., & Widiana, I. W. (2016). ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS V SD GUGUS VI KECAMATAN ABANG KABUPATEN KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2015/2016. e-Journal PGSD Universitas Pendidikan Ganesha, 4(1), 1-12.
Krathwohl, D. R. (2002). A Revision of Bloom's Taxonomy: An Overview. Theory Into Practice, 41(4), 212-218.
Lewy, Zulkardi, & Aisyah, N. (2009). PENGEMBANGAN SOAL UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI POKOK BAHASAN BARISAN DAN DERET BILANGAN DI KELAS IX AKSELERASI SMP XAVERIUS MARIA PALEMBANG. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1).
Moleong, L. J. (2007). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Sugiyono. (2015). METODE PENELITIAN PENDIDIKAN (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Suherman, E., & dkk. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: Jica.
Published
2019-11-17
How to Cite
Mahendratama, F. J., & Darsono, D. (2019). Analisis Kemampuan Siswa Sma Dalam Menyelesaikan Soal Trigonometri Tipe HOTS Ditinjau dari Gaya Belajar. Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran), 3, 432-439. Retrieved from http://ojs.semdikjar.fkip.unpkediri.ac.id/index.php/SEMDIKJAR/article/view/47
Section
ARTIKEL PROSIDING