Pemanfaatan Teknik Menulis Ekspresif Sebagai Wujud Katarsis untuk Mereduksi Burnout Mahasiswa Tingkat Akhir

  • Nora Yuniar Setyaputri Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Khususiyah Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Devi Kusuma Ardhani Pascasarjana IAIN Kediri
Keywords: burnout, katarsis, menuls ekspresif

Abstract

Katarsis merupakan ekspresi diri seseorang sebagai wujud  dari pelepasan emosi yang ditekan. Selain itu katarsis dapat dikatakan sebagai suatu metode yang dapat digunakan sebagai proses pembersihan konflik yang ada dalam diri seseorang dengan berbicara atau mencurahkan makna dari konflik yang dialami tersebut. Salah satu contoh konflik diri ini adalah burnout. Burnout adalah sindrom kelelahan emosional, depersionalisasi serta kurangnya penghargaan seseorang terhadap kualitas dirinya sendiri. Masalah ini sangat sering sekali dialami oleh mahasiswa tingkat akhir dimana tekanan diri ini berasal dari penyelesaian studi mereka. Semakin tinggi tingkat burnout yang mereka alami, penyelesaian studi akan semakin terhambat. Fenomena katarsis yang sering muncul pada akhirnya adalah mencurahkan emosi diri melalui media sosial seperti menulis status di Whatsapp, twitter, facebook, instagram, dan media sosial lainnya. Seringkali dijumpai tulisan mereka kurang etis sehingga jika tidak segera ditangani akan menjadi perilaku yang maladaptif. Oleh karena itu, dikarenakan mereka telah pandai mencurahkan isi hatinya melalui tulisan hanya saja medianya dirasa kurang tepat. Maka, dipilihlah sebuah teknik yang sesuai dengan masalah ini yaitu dengan menulis ekspresif. Menulis ekspresif merupakan salah satu bentuk self help dan sebagai wujud katarsis mahasiswa dalam mengungkap konflik diri mereka tersebut. Media yang digunakan bukan lagi media sosial melainkan menulis ekspresif pada lembar refleksi diri yang nantinya hasil dari tulisan ini akan menjadi bahan diskusi kelompok. Menulis pengalaman diri secara ekspresif ini dapat dikatakan sebagai proses terapeutik pada diri mahasiswa. Pada artikel ini akan menjelaskan keterkaitan antara masing-masing variabel dalam bentuk deskriptif atau penjabaran secara kajian teoretis dengan fenomena lapangan yang ada, belum sampai pada hasil riset.

References

Brumat, E.C. 2017. Catharsis And Its Relations Between Art, Therapy And Arts Therapies. Ljubljana.
DeLucia-Waack, J.L. 2006. Leading Psychoeducational Groups. California: Sage Publication, Inc.
Imami, A.D., SulistIyorini, D., & Setiyowati, N. 2016. Efektivitas Kegiatan Pendampingan Menggambar (dengan Modifikasi Art Therapy) sebagai Katarsis terhadap Agresivitas. Jurnal Sains Psikologi, Vol. 5(2):1-5.
Lailani, F. 2012. Burnout pada Perawat Ditinjau dari Efikasi Diri dan Dukungan Sosial. Talenta Psikologi, Vol. 1 (1): 67-88.
Maharani, D.R. 2011. Hubungan Antara Self Efficacy Dengan Burnout pada Guru Sekolah Dasar Negeri X Di Kota Bogor, (Online), (http://repository.gunadarma.ac.id), diakses 28 September 2019.
Muthmainnah. 2015. Peranan Terapi Menggambar sebagai Katarsis Emosi Anak. Jurnal Pedidikan Anak, Vol. 4(1): 524-529.
Nurudin. 2015. Media Sosial sebagai Katarsis Mahasiswa. Jurnal Komunikator, Vol. 7(2): 93-102.
Qonitatin, N., Widyawati, S., & Asih, G.Y. 2011. Pengaruh Katarsis dalam Menulis Ekspresif sebagai Intervensi Depresi Ringan pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Undip, Vol. 9(1): 21-32.
Setyaputri, N.Y. 2016. Penggunaan Animasi Komik dari Program Macromedia Flash untuk Mereduksi Burnout Siswa dalam Mengikuti Pembelajaran Akuntansi. UNIKAMA: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran bagi Guru dan Dosen 2016.
Setyaputri, N.Y., Lasan, B.B., & Permatasari, D. 2016. Pengembangan Paket Pelatihan “Ground, Understand, Revise, Use (GURU)-Karier” untuk Meningkatkan Efikasi Diri Karier Calon Konselor. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, Vol. 1(4): 132-141.
Sujanto, A. 2009. Psikologi Umum. Jakarta: Bumi Aksara.
Tawalee, E.N., Budi, W., & Nurcholis, G. 2011. Hubungan antara Motivasi Kerja Perawat dengan Kecenderungan mengalami Burnout pada Perawat di RSUD Serui–Papua. INSAN, Vol. 13 (2): 74-84.
Published
2019-11-17
How to Cite
Setyaputri, N. Y., Khususiyah, K., & Ardhani, D. K. (2019). Pemanfaatan Teknik Menulis Ekspresif Sebagai Wujud Katarsis untuk Mereduksi Burnout Mahasiswa Tingkat Akhir . Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran), 3, 404-410. Retrieved from http://ojs.semdikjar.fkip.unpkediri.ac.id/index.php/SEMDIKJAR/article/view/44
Section
ARTIKEL PROSIDING